Divestasi adalah Kebalikan Investasi, Ini Pengertian dan Dampaknya

JAKARTA, - Apa yang dimaksud dengan divestasi saham? Jelaskan apa yang dimaksud dengan divestasi? Apa itu divestasi aset?

Pertanyaan semacam itu kerap bermunculan di kalangan pembaca seiring dengan seringnya kata divestasi di berbagai kesempatan melalui sejumlah media.

Artikel ini akan membantu pembaca untuk menjawab pertanyaan mengenai apa yang dimaksud dengan divestasi dan apa dampaknya bagi perusahaan.

Tol Cibitung-Cilincing Dijual Rugi? Ini Penjelasan soal Divestasi Tol Waskita

Definisi divestasi

Sebenarnya, dalam dunia bisnis, ekonomi, dan keuangan, divestasi adalah hal yang sudah biasa dilakukan. Karena itu, divestasi bukanlah istilah baru.

Divestasi adalah kebalikan dari investasi. Pasalnya, investasi bertujuan menambah aset yang dimiliki oleh perusahaan atau pribadi untuk mendapat keuntungan yang lebih besar.

Sebaliknya, divestasi justu mengurangi aset perusahaan. Karena itu, divestasi sering dikonotasikan sebagai kegiatan yang negatif karena melakukan pengurangan asset.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.Daftarkan email

Meski begitu, pandangan tersebut tidak benar. Sebab, divestasi bisa jadi dilakukan untuk menambah keuntungan bagi orang/perusahaan tersebut.

Divestasi adalah pengurangan jenis aset baik aset finansial atau aset barang yang dimiliki perusahaan. Sinonim divestasi adalah pelepasan, pembebasan, pemerdekaan, pelampiasan, atau pemenuhan.

Beda PT dan CV: Definisi, Bentuk Badan Hukum, dan Cara Mendirikannya

Dengan demikian, divestasi saham adalah pengurangan saham yang dimiliki orang atau perusahaan pada perusahaan tertentu (anak perusahaan) untuk dialihkan ke pihak lain.

Ini sekaligus menjawab pertanyaan mengenai apa itu divestasi saham. Pengalihan saham ini biasanya dilakukan dengan cara penjualan saham di perusahaan kepada pihak lain.

Source :
money.kompas.com