IHSG Turun Tipis di Sesi I, Asing Borong ASII, TLKM, dan ADRO

JAKARTA, – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada Selasa (8/3/2022). Hal ini berbeda dengan mata uang garuda di pasar yang menguat.

Dilansir dari RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada level 6.868,93 atau turun 0,12 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.869,06.

Sementara itu, terdapat 227 saham yang hijau, 303 saham merah dan 138 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 15,1 triliun dengan volume 20,2 miliar saham.

Rupiah dan IHSG Bangkit

Siang ini, Astra International (ASII) catatkan aksi beli bersih tertinggi sebesar Rp 362,8 miliar. Saham ASII melesat 7,7 persen di level Rp 6.250 per saham. Adapun volume perdagangan ASII mencapai 183 juta saham dengan total transaksi Rp 1,1 triliun.

asing tertinggi juga dicatatkan oleh Telkom Indonesia (TLKM) sebesar Rp 286,1 miliar. TLKM siang ini menguat 2,2 persen di level Rp 4.610 per saham. TLKM mecatatkan total transaksi Rp 654,4 miliar dengan volume 141,4 juta saham.

Menyusul saham Adaro Energy (ADRO) yang juga catatkan aksi beli bersih tertinggi selanjutnya, sebesar Rp 136,8 miliar. ADRO siang ini terperosok 4,3 persen di level Rp 3.100 per saham. Total transaksi ADRO siang ini mencapai Rp 545,1 miliar dengan volume 175 juta saham.

IHSG Masih Bakal Melemah? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Aksi jual bersih tertinggi siang ini antara lain Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Vale Indonesia (INCO) masing-masing sebesar Rp 170,5 miliar dan Rp 59 miliar. BBRI siang ini melemah 1,5 persen di level Rp 4.450 per saham, dan INCO ambles 9,4 persen di level Rp 6.675 per saham.

siang ini antara lain, Adaro Minerals (ADMR) yang ambles 4,1 persen di level Rp 1.620 per saham, Harum Energy (HRUM) juga teperosok 3,8 persen di level Rp 13.225 per saham, dan Bank Jago (ARTO) di level Rp 15.175 per saham atau turun 3,8 persen.

siang ini antara lain, Bumi Serpong Damai (BSDE) yang melesat 6,7 persen di level Rp 955 per saham. Kemudian, Aneka Tambang (ANTM) yang melonjak 5,3 persen di posisi 2.970 per saham, dan Indofood Sukses Makmur (INDF) di posisi Rp 5.975 per saham atau naik 4,3 persen.

Mengekor Bursa Regional Asia, Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah

Bursa Asia merah dengan penurunan Nikkei 1,4 persen, Shanghai Komposit 1,4 persen, Strait Times 1,1 persen, dan Hang Seng Hong Kong 0,12 persen.

Berdasarkan, rupiah pada tengah siang ini bergerak menguat. Pukul 12.02 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.381 per dollar AS atau naik 33 poin (0,23 persen) dibanding sebelumnya Rp 14.414 per dollar AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Source :
money.kompas.com